√ Mengenal Tulisan Arab Bismillah, Makna Dan Manfaatnya

 

Tulisan arab bismillah – bismillah merupakan salah satu lafadz yang sudah tidak asing lagi bagi umat Islam. Apalagi jika mengingat sejak kecil memang generasi Islam dibiasakan untuk membaca bismillah sebelum melakukan berbagai hal.

Tentu saja tulisan Arab bismillah juga menjadi begitu familiar dan banyak dijumpai tulisan tersebut di atas sebuah catatan atau sampul sebuah buku.

Melihat akan pentingnya bismillah baik secara lafadz, makna maupun tulisan tersebut, kali ini akan
dibahas lebih jauh mengenai berbagai aspek terkaitnya.

Mulai dari bentuk tulisan, susunan penulisannya, hingga terjemah dan makna yang terkandung di dalamnya. Termasuk juga akan sedikit disinggung cara penulisan lafadz bismillah ini.

Susunan Tulisan Arab Bismillah

tulisan Arab bismillah
muklisin.com

Sebelumnya membahas lebih jauh bagaimana susunannya, lafadz bismillah ini lengkapnya tersusun
menjadi “bismillahirrahmaanirrahiim”.

Ada beberapa kata yang menyusun lafadz tersebut sehingga menjadi kalimat yang lengkap. Kalimat ini pun memiliki makna tersendiri yang akan dibahas lebih jauh pada poin berikutnya.
Lafadz ini diawali dengan huruf jar ba’ yang selanjutnya beramal pada lafadz ismun.

Karena kemasukan huruf jar ini, maka lafadz ismun pun di baca ismi. Selanjutnya terdapat lafadz jalalah yang di na’ati oleh beberapa kata berikutnya, yakni Arrahman dan Arrahim di mana kedua lafadz ini merupakan kata sifat.

Terjemah Lafadz Bismillah

Tidak cukup mengenal tulisan Arab bismillahnya saja, disini tentu mengetahui arti juga penting.
Apalagi jika berhubungan dengan ibadah, maka akan lebih baik jika mengenal arti lafadznya secara
mendalam sehingga bisa lebih menghayati.

Nah, secara lengkap, arti bismillahirrahmaanirrahiim ini adalah dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

Secara rinci, terjemah masing-masing katanya adalah bismilah dengan arti dengan nama Allah.
Sedangkan lafadz Ar-rahman merupakan kata sifat yang berarti maha penyayang. Terakhir, lafadz
Arrahiim di sini juga merupakan sifat yang berarti maha pengasih. Kedua kata sifat ini mensifati lafadz Allah sebelum Arrahman.

Makna Umum Lafadz Bismillah

Makna Umum Lafadz Bismillah
muklisin.com

Terjemah secara lafadz memang sudah memberikan sedikit gambaran terkait arti kalimat bismillah
ini. Namun, tentu saja tidak cukup sampai di sana karena ada makna yang lebih dalam dari salah
satu kalimat sakral bagi umat Islam tersebut. Berikut daftar maknanya secara umum.

1. Bermakna Izin

Makna lafadz bismillah secara umum yang pertama adalah izin bagi setiap hamba.
Maksudnya, dengan mengucap ataupun menulis bismillah, berarti setiap hamba izin kepada
penciptanya karena segala yang digunakan di dunia ini adalah milik-Nya.

Bahkan kehidupan setiap hamba di dunia ini juga ada di tangan-Nya. Oleh karena itu,
alangkah baiknya dalam melakukan setiap aktivitas mengucap bismillah. Begitu juga ketika
akan menulis sesuatu, maka ucapan bismillah ini bisa juga diwakilkan dengan tulisan Arab
bismillah.

2. Bermakna Pengakuan Otoritas Allah

Bismillah ini secara umum juga memiliki maka sebuah pengakuan atas otoritas Tuhan, yakni
Allah SWT.

Pengakuan ini dilakukan atas kesadaran hamba-Nya bahwa wewenang terhadap segala sesuatu di dunia ini hanya milik Allah. Di bumi ini manusia hanya ditugaskan sebagai
khalifah, bukan untuk menguasai bumi.

Berkaitan dengan makna bismillah sebagai pengakuan otoritas, saat kalimat ini di ucapkan,
maka hamba Allah mengakui terhadap kekuasaan tersebut. Tentu saja sekaligus dalam
menghambakan diri terhadap Tuhannya. Hal ini juga dilakukan dalam rangka menguatkan
jiwa untuk melangkah di bawah lindungan Allah.

Makna Perkata Dari Lafadz Bismillah

Makna Perkata Dari Lafadz Bismillah
muklisin.com

Makna umum di atas bisa juga dinisbatkan pada tujuan pengucapan lafadz bismillah ini. Lalu,
bagaimana dengan makna khusus untuk perkatanya? Tentu saja untuk memahami lafadz bismillah
tidak cukup dengan beberapa pembahasan di atas. Oleh karena itu, berikut ini merupakan penjelasan lebih rinci dari makna perkata lafadz bismillah.

1. Pembuka lafadz Bismillah

Dalam tulisan Arab bismillah, tentu Anda menemukan kata pertama yang tergabung dalam
bunyi “bismi”. Lafadz ini terdiri dari huruf ba’ dan lafadz ismun sebagaimana sudah dijelaskan
sebelumnya yang maknanya dengan menyebut nama Allah. Namun, jika ditelaah pada
maknanya, di antara keduanya tersimpan makna menyebut.

Adanya penyimpanan kata kerja di sini tentu saja memiliki maksud tersendiri, khususnya jika
ditinjau dari sisi bahasa. Perlu diketahui lebih jauh bahwa ketika seuah kata kerja disimpan
dalam konteks ini, maka ada dua kemungkinan fungsi yang diharapkan.

Fungsi pertama adalah untuk tabarruk atau mengharap berkah dengan didahulukan lafadz
jalalah yang terletak setelahnya. Sedangkan kemungkinan kedua adalah untuk restriksi
maksud dikarenakan ketika ‘amil diletakkan di belakang, maka fungsinya adalah membatasi
makna.

2. Lafadz Jalalah

Lafadz selanjutnya setelah kedua kata di atas adaah lafdzuljalalah. Makna dari lafadz ini
begitu simpel, yakni merupakan nama bagi Allah Rabbul ‘alamin. Yang diperbolehkan
menggunakan nama tersebut hanya Allah semata. Tidak ada manusia yang boleh
menggunakannya.

Namun, Anda tidak perlu kaget jika menemukan nama yang terdapat lafadz Allah di sana.
Nama Allah ini tidak boleh digunakan ketika tidak disandarkan pada lafadz lainnya. Artinya
larangan ini hanya berlaku jika nama tersebut berdiri sendiri. Sedangkan ketika disandarkan
pada nama lain maka tidak apa-apa.

3. Lafadz Ar-rahman

Untuk makna dari Ar-rahman bisa dipahami sebagai sebuah kasih sayang. Kasih sayang
dalam konteks ini merupakan kasih sayang yang seluas-luasnya tanpa batas. Jadi, dengan
sifat Allah yang Rahman ini, maka siapa pun makhluknya bisa mendapatkan kasih sayang
tersebut.
Pada intinya kasih sayang ini juga diberikan pada mereka yang tidak beriman pada Allah.
Karena itulah, lafadz ini disebutkan dengan wazan fa’laan yang mengindikasikan maka luas
karena memang kasih sayang yang dimaksud disini tidak terbatas.

4. Lafadz Ar-rahim

Hampir mirip dengan Ar-rahman, lafadz ini pun juga memiliki makna kasih sayang. Dalam
tulisan Arab bismillah, sekilas mungkin tampak sama. Namun, ada perbedaan makna
mendasar antara keduanya. Jika Arrahman berarti kasih sayang seluas-luasnya, Arrahim
hanyalah kasih sayang yang ditujukan pada orang-orang atas kehendaknya.

Singkatnya, Allah hanya memberikan kasih sayang ini pada orang-orang yang dikehendaki.
Di antaranya seperti mereka yang beriman dan beramal shaleh. Tidak semua hamba bisa
mendapatkannya karena kasih sayang ini terbatas. Karena inilah dalam penyebutannya kata
sifat ini mengikuti wazan fa’iilun.

Cara Menulis Lafadz Bismillah

Cara Menulis Lafadz Bismillah
muklisin.com

Menulis lafadz bismillah seharusnya sudah tidak menjadi asing lagi. Sebagaimana tulisan arab, tentu tulisan tersebut dimulai dari kanan. Di awali dengan huruf ba’ yang digabungkan dengan lafadz ismun. Selanjutnya masing-masing lafadz jalalah, lafadz Arrahman dan Arrahim ditulis terpisah.

Masing-masing lafadz tersebut juga diawali dengan alif lam sebagai tanda ma’rifat.
Beberapa informasi terkait tulisan Arab bismillah hingga penjelasan makna di atas, bisa menjadi
rujukan wawasan baru. Khususnya bagi Anda yang belum banyak mengenal tentang tulisan Arab
sekaligus pemahaman maknanya. Memahami bismillah ini menjadi semakin penting mengingat
penggunaannya juga penting baik dalam shalat maupun di luar shalat dalam kehidupan sehari-hari.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *