Panduan Bacaan Dzikir Pagi dan Sore Sesuai [Sunnah]

Alhamdulilah, masih di berikan kesempatan untuk membaca artikel ini agar di tambahkan kepahaman, Amin. Pada kesempatan kali ini kami akan menulis artkel yang membahas tentang dzikir pagi dan petang, makna bacaan istinghfar dan dalil.

Bacaan dzikir pagi dan petang ini yang harus kita baca dalam sehari-hari, agar kita dijauhakan dari godaan-godaan setan.

Perumpamaan dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalanya maka pemiliknya semakin tidah terkenai (dari bahaya) bahkan kekuatan baju besuitu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai panahnya sendiri.

Sehingga dengan kita istiqomah membaca dzikir atau membaca sholawat, untuk menjauhkan diri dari berbagai macam jenis jin. Agar dalam melaksanakan ibadah yang di perintahkan oleh Allah dan menjauhan apa yang di larang Allah swt.

Nah, lebih lengkap lagi baca artikel ini sampai selesai.

Makna Berdzikir

 

makna dzikir
muklisin.com

Apa itu dzikir? Dizkir adalah segala amalan aktifitas yang mengingatkan kita kepada Allah swt. Jadi segala amalan apa saja yang kita lakukan seperti, membaca quran, menghafal quran, sholat, zakat, membaca tasbih, tahmid takbir,  Dll.

Dari Sa’id bin Jubair ra: Setiap orang yang beramal kerena Allah adalah orang yang sedang berdzikir kepada-Nya. Bacaan dzikir yang paling utama adalah mengucap kalimat ( لا إله إلا الله ) “Laa IIaahaah IIalaah”.

Siapa yang melantunkan dzikir kepada Allah senantiasa hatinya bisa hidup, dan begitupula sebaliknya siapa yang jauh dari dzikrullah, sama saja seperti hatinya mati. Berarti bahwa dikir dapat mempengaruhi  dalam kehidupan seorang muslim.

Hal-hal yang Perlu diperhatikan ketika berdzikir

  • Niat yang ikhlas karena Allah swt
  • Berdzikir di dalam majelis
  • Berdzikir di lakukan dengan hati dan lisan
  • Perilaku ketika berdzikir
  • Bersuci sebelum berdzikir
  • Tempat yang telarang

Dzikir pada pagi hari dan petang harus di amalkan karena akan membuat kita lebih bersemangat untuk melakukan segala aktifitas dan di mudahkan oleh Allah swt dalam segala urusan.

Untuk waktu berdzikir adalah ketika sudah masuk waktu subuh sampai matahari terbit dan sesudah masuk waktu asar hingga terbenamnya matahari.

Dzikir yang ini akan kami tulis dengan faidah agar bisa mendalami maksudnya dan manfaatnya.

Faidah Bacaan Dzikir Pagi Dalam Hadist

 

faidah bacaan dzikir
ddbanten.org

1. Membaca dzikir pagi adalah tugas harian seorang muslim yang paling mulia, sehingga Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam sendiri telah menentukan dzikir-dzikir khusus dalam banyak hadits pada dua waktu tersebut.

2. Waktu dzikir pagi adalah setelah melaksanakan shalat shubuh sampai terbit matahari. sedangkan waktu dzikir petang adalah setelah melaksanakan shalat ashar sampai maghrib.

3. Saat-saat yang paling utama untuk dzikir pagi adalah setelah selesai melaksanakan shalat shubuh. Dan waktu paling utama untuk dzikir petang adalah setelah melaksanakan selesai shalat ashar.

4. Disunnahkan bagi yang untuk selesai membaca dzikir pagi tersebut untuk melanjutkan membaca dzikir-dzikir dan berdo’a.

Baca selengkapnya: https://muklisin.com/bacaan-tasbih/

Dzikir-Dzikir yang Sering Dibaca Pagi dan Petang

 

dzikir pagi dan petang
muklisin.com

1. Membaca Ayat Kursi

 

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا   شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ

 “Barangsiapa membacanya di pagi hari maka akan dilindungi dari berbagai (gangguan) jin sampai sore, dan barangsiapa yang membacanya di sore hari maka akan dilindungi dari berbagai gangguan (jin)”

2. Membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq dan An-Naas

 

Bacaan Surat Al Ikhlas Arab

Bacaan Surat Al-Falaq Arab

Bacaan Surat An Nas Arab

3. Membaca Dzikir Waktu Pagi

 

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

” Kami bangun di pagi hari ini sementara semua kekuasaan hanya milik Allah. Segala puji bagi Allah, tidak ada yang berhak di sembah secara benar melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah segala kekuasaan dan segala pujian dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya tuhan, memohon kepada-Mu kebaikan yang ada pada hari ini dan kebaikan yang ada setelahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang ada pada hari ini dan keburukan yang ada setelahnya. Ya, tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas dan hari kiamat yang tidak menyenangkan, ya Tuhan-Ku aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka dan siksa kubur”.

5. Membaca Dzikir Pada Pagi

 

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

” Ya Allah, dengan pertolongan-Mu kami berada di waktu pagi hari ini. Dan dengan pertolongan-Mu pula kami berada di waktu sore hari ini, dengan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan pertolongan-Mu kami mati, serta hanya kepada-Mu kami dibangkitkkan hari kebangkitan”.

6. Membaca Sayyidul Istighfar

 

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya, Allah. Engkau adalah tuhan-ku, tiada yang berhak di sembah secara benar melainkan Engkau, Engkau telah menciptakan-ku, dan aku adalah hamba-Mu, Aku selalu dalam perjanjian dan ketetapan dengan-Mu sebatas yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan dan apa yang kuperbuat. Aku mempersaksikan dan mengakui atas nikmat-nikmat yang Engkau berikan kepadaku, dan aku pun mempersaksikan dan mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah diriku. Sesungguhnya hanya Engkaulah yang dapat mengampuni dosa-dosa”.

7. Membaca Kalimat Tauhid Yang Agung

 

اَلّلهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أُشْهِشدٌكَ وَأٌشْهِدٌ حَمَلَةٌ عَرْشِكَ، وَمَلاَ ئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ،وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسٌوْ لٌكَ

“Ya Allah, sesungguhnya pada pagi ini aku bersaksi di hadapan-Mu, di hadapan para malaikat di atas Arsy-Mu, para malaikat-Mu ( yang lain) serta seluruh makhluk ciptaan-Mu, bahwa Engkau adalah tuhan kami, tidak ada yang berhak di ibadahi secara benar melainkan Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, dan bahwasanya Muhammad adalah hamba dan Rasul-Mu”.

8. Membaca Kalimat Syukur

 

اَللّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِيْ مِنْ نِعْمَةٍ أَوْ بِأَ حَدٍ مِنْ خَلْقِكَ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ،فَلَكَ اْلحَمْدُوَلَكَ الشُّكْرُ

“Ya Allah, setiap kenikmatan yang aku dapatkan pada pagi ini atau yang aku dapatkan dari seorang hambaMu, maka pasti berasal dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Hanya bagi-Mu segala puji syukur hanya milik-Mu”
.

9. Membaca Doa Untuk Keselamatan, dan Perlindungan Dari Kekufuran, Kekafiran dan Azab Kubur

 

اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ. اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

“Ya Tuhan, berikanlah kesalamatan kepadaku pada tubuh ini. Ya Tuhan, berikanlah keselamatan kepadaku pada pendengaranku. Ya Tuhan, berikanlah keselamatan kepadaku pada penglihatanku. Tidak ada yang berhak disembah secara benar melainkan Engkau. Ya Tuhan, aku berlindung kepada-Mu dari (bahaya) kekafiran dan kemiskinan. Aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur-Mu. Tidak ada yang berhak di ibadahi dengan benar melainkan Engkau”.

10. Membaca Kalimat Tauhid

 

حَسْبِيَ الله لاَ إِلهَ إِلاّ هُوَ عَلَيْهِ تَوَ كَّلْتُ وَهٌوَ رَبُّالْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

“Cukuplah Allah sebagai penolongku, tidak ada yang berhak disembah secara benar melainkan Dia. Kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Pemilik Arsy yang agung.”

11. Memohon Keselamatan Kebaikan Dunia dan Akhirat

 

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنَّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ، وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ، اللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ، وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ

“Ya Tuhan, sesungguhnya aku memohon ampunan dan keselamatan kepada-Mu dari bencana dunia dan akhirat. Ya Tuhan, sesungguhnya aku memohon ampunan dan keselamatan kepada-Mu dalam agamaku, duniaku, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah aibku, dan sejahtrakanlah diriku dari rasa takut. Ya Allah, jagalah diriku ini dari arah depan, dari arah belakang, dari arah kanan, dari arah kiri, dan daari atasku. Aku berlindung dengan keagunganMu agar tidak diserang dari arah bawahku”.

12. Memohon Perlindungan Dari Segala Keburukan Jiwa, Setan dan Perbuatan Maksiat

 

اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا، أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

“Ya Allah, yang Maha mengetauhi keghaiban dan alamnyata, Pencipta langit dan bumi,Rabb dan Pemilik segala sesuatu.Aku bersaksi bahwa tidakada yang berhak diibadahi secara benar melainkan Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan jiwaku, dari kejahatan setan dan seruannya, serta dari perbuatan diriku yang melanggar hukum atau menularkannya kepada sesama muslim”.

13. Memohon Perlindungan Dari Segala Sesuatu Yang Membahayakan

 

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

” Dengan nama Allah yang dengan nama-Nya tidak akan ada sesuatu yang dapat membahayakan di bumi maupun di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.

14. Pernyataan Ridha Terhadap Allah, Islam dan Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّ

“Aku ridha Allah sebagai Tuhan-ku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad shalallahu alaihi wa sallam sebagai Nabiku”.

15. Memohon Di Perbaiki Segala Urusan Dunia

 

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ

“Wahai yang maha hidup, wahai yang maha berfiri sendiri, hanya kepada-Mu aku memohon keselamatan. Perbaikilah seluruh urusanku, janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap matapun”.

16. Membaca Dzikir Pagi

 

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ الإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

“Kami berada di pagi ini di atas fitrah islam, kalimat ikhlas, agama Nabi kita Muhammad shalallahu alaihi wa sallam dan di atas agama kakek kami Ibrahim, sebagai seorang muslim yang lurus dan tidak termasuk orang-orang musyrik”.

17. Membaca Tasbih

 

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

“Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya”.

18. Membaca Kalimat Tauhid

 

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Tidak ada yang berhak disembah secara benar melainkan Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu”.

19. Membaca Kalimat Tasbih

 

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

” Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya sebanyak jumlah ciptaan-Nya dan keridhaan diri-Nya, seberat  Arsy-Nya dan sejumlah kalimat-kalimat-Nya”

Sebenernya masih ada lagi bacaan dzikir yang kurang lengkap sampai selesai, kami cukupkan sampai di sini dalam penulisan artikel kami.

Bagi yang ingin lebih lengkap lagi tentang bacaan dzikir ini mohon di comen pada artikel ini. Terima kasih semuanya semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *