Doa Setelah Azan Dengan Bacaan Azan dan Iqomah

 

Adzan merupakan suatu penanda dari berakhirnya waktu sholat yang sebelumnya dan juga waktu masuk dari sholat yang berikutnya. Adzan dilakukan dengan menggunakan nada tertentu yang sudah pasti sangat enak untuk didengarkan. Ada doa setelah azan yang dapat dibaca oleh umat Islam setelah kumandang adzan selesai. Pada saat adzan berkumandang juga ada doa yang dapat dibacakan. 

Adzan ini memang sudah pasti sudah harus dikeraskan, sehinngga umat Islam yang sedang melakukan berbagai kegiatan di luar masjid, dapat segera bergegas menuju ke masjid.

Selain itu, selesai iqamah juga terdapat doa yang dapat dibaca. Anda dapat melihat keseluruhan doa tersebut pada ayat di bawah ini.

Sebab Dianjurkan Untuk Azan dan Iqomah

 

Mengenai sebab dianjurkan untuk azan dan iqomah karena pada saat itu, ketika Rasullulah hijarah ke Madinah dan beliau kesulit untuk memberitahukan kaum muslimin untuk sholat wajib. Raulullah dan para sahabat akhirnya memberikan pendapat bagaimana cara kita memberitahukan bahwa waktu sholat telah tiba, supaya umat muslim dapat melaksanakan sholat dimasjid secara berjamaah.

Kemudian para sahabat memberikan pendapat dengan menggunakan lonceng, Rasullulah tidak menyetujui pendapat tersebut, karena seperti menyerupai orang nasrani, ada juga yang mengusulkan dengan rabana, loncengan, dan dengan menyalakan api. Tetapi beliau tidak ada yang setuju dengan pendapat mereka semua.

Dari semua pendapat para sahabat tersebut tidak ada yang di terima oleh beliau, kemudian beliau berdiri dan meninggalkan para sahabat dengan rasa cemas. Singkat cerita ada seseorang sahabat yang bernama Ja’far bin Zaid juga merasakan kecemasan, lalu Ja’far pun segera tidur, selang beberapa jam setelah tertidur ia bermimpi bahwa ada seorang malaikat yang datang untuk menggajarkan bacaan azan dan iqomah.

Pada pagi harinya ia segera menceritakan kejadian tersebut kepada Rasullulah. Kemudian Rasullulah bersabda, bahwa yang kamu mimpikan itu adalah yang sesuai dengan wahyu. Lalu segera beliau memerintahkan untuk mengumandangkan azan dan iqomah.

Dari situlah awal mula disyariatkan adzan dan iqomah. Nah untuk anda yang ingin belajar azan dan iqomah berikut di bawah ini adalah bacaan azan dan iqomah yang lengkap dengan latin dan artinya.

Baja Juga doa mandi wajib 

Bacaan Azan dan Iqomah Lengkap

 

Lafadz Azan

 

bacaan azan
intinebelajar.blogspot.com

 

Lafadz Iqomah

 

Tata Cara Mendengarkan Adzan

 

Setiap kaum muslimin yang mendengar adzan yang berkumandang sudah pasti berdoa sambil berusaha untuk menyelesaikan hajat yang sedang dilakukan. Selain dari menyelesaikan kegiatan yang dilakukan terdapat beberapa tata cara yang bersifat Sunnah untuk dilakukan.

Bagi Anda yang mengerjakan Sunnah tersebut dengan ikhlas, semoga Allah akan memberikan kebaikan Anda dengan pahala. Sunnah tersebut dapat dilaksanakan dengan mengikuti ucapan dari muadzin. Hal ini juga terdapat dalam sabda Rasulullah SAW.

“Saat muadzin melafadzkan Allahu akbar, Allahu akbar. Maka umat muslim turut mengatakan Allahu akbar, Allahu akbar. Saat muadzin mengatakan Asyhadu allaa ilaaha illalaah, maka umat Islam juga akan mengatakan Asyhadi allaa ilaaha illallaah. Saat muadzin melanjutkan dengan perkataan Asyhadu anna Muhammadar Rasulullaah, maka akan orang tersebut juga mengucapkan Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Saat dilanjutkan dengan Hayya alash shalaah, maka orang tersebut mengatakan Laa haula walaa quwwata illaa billaah. Muadzin akan mengatakan Hayya alal falaah. Maka umat Islam tersebut mengatakan Laa haula walaa quwwata illaa billaah. Selanjutnya, muadzin berkata Allahu akbar, Allahu akbar, maka ia akan membalas dengan Allaahu akbar, Allaahu akbar. Kemudian, saat dikatakan oleh muadzin Laa ilaaha illallaah, maka ia menjawab dengan Laa ilaaha illallaah dengan hati tulus, maka dia akan masuk ke surga.”

Ada sabda lain yang berkaitan dengan doa setelah adzan. Bunyi dari sabda tersebut dapat dilihat sebagai berikut.

Artinya:

“Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah sebagaimana yang ia ucapkan. Kemudian bershalawatlah untukku (Rasulullah SAW). Karena barangsiapa yang bershalawat untukku sekali, maka dengannya Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintalah al-wasilah kepada Allah untukku. Ia adalah sebuah tempat di Surga yang tak diraih kecuali oleh seorang hamba di antara hamba-hamba Allah. Dan aku berharap ia adalah aku. Barangsiapa memintakan untukku wasilah kepada Allah, maka dia layak mendapat syafa’atku.”

Ada juga hadist lain yang berhubungan dengan mengikuti muadzin saat mengumandangkan adzan akan mendapatkan pengampunan dosa. Bunyi dari sabda tersebut dapat dilihat sebagai.

Artinya:

“Siapa yang mengucapkan setelah mendengar adzan Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu laa syarika lah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh, radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa (artinya: aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku), maka dosanya akan diampuni.”

(HR. Muslim no. 386)

Doa Setelah Adzan

 

Setelah adzan selesai, maka terdapat juga do’a yang disunnahkan untuk dibacakan. Anda dapat melihat doa yang diucapkan setelah adzan selesai sebagai berikut.

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna, dan sholat yang tetap didirikan, karunialah nabi Muhammad tempat yang luhur, kelebihan, kemuliaan, dan derajat yang tinggi. Tempatkanlah dia pada kedudukan yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji. Wahai dzat yang Maha Penyayang.”

Akan ada keutamaan yang bisa didapatkan dengan mengucapkan doa setelah adzan berupa syafa’at dari Nabi Muhammad SAW. Sabda tersebut dikisahkan oleh Anas ra: Tidaklah ditolak doa antara adzan dengan iqomat.

Baca juga doa sebelum tidur

Berdoa diantara Selesai Adzan dan juga Sebelum Iqamat

 

Setelah muadzin selesai mengumandangkan adzan, maka terdapat jeda sebelum iqomat dibacakan. Jeda tersebut sekitar 10 menit sampai dengan 15 menit. Anda dapat memanfaatkan jeda waktu tersebut dengan membaca doa dan memohon ampunan. Jeda waktu selama tersebut sengaja dijadikan patokan, agar jamaah dapat mencapai masjid dan mengikuti setiap rakaat dengan lengkap.

Akan ada keutamaan yang bisa didapatkan dengan mengucapkan doa setelah adzan berupa syafa’at dari Nabi Muhammad SAW. Sabda tersebut dikisahkan oleh Anas ra: Tidaklah ditolak doa antara adzan dengan iqomat. Anda akan dapat melihat sabda mengenai doa diantara waktu adzan dengan iqomat sebagai berikut.

Artinya:

“Doa antara adzan dan iqamat tidak ditolak.”

Doa Setelah Azan dan Iqamat

 

Kemudian, 15 menit setelah adzan berkumandang, maka akan dikumandangkan iqamat. Berbeda dengan adzan yang mana menandakan masuknya suatu sholat wajib, maka iqamat menandakan bahwa terdapat akan segera dimulainya sholat. Iqamat ini akan dibaca oleh imam sholat dengan suara keras juga dan bunyi yang sama dengan adzan hanya saja masing-masing bagian dibacakan satu kali.

Selain itu, iqamat akan dibacakan dengan nada yang lebih datar, sehingga jamaah akan dapat mendengarkan dari kejauhan dan mengerti bahwa itu adalah iqamat dan bukan adzan. Doa yang dibacakan ketika iqamat sudah selesai dikumandangkan, maka Anda akan dapat melihatnya sebagai berikut.

Artinya:

“Semoga Allah senantiasa mendirikan dan mengabadikan adanya shalat selama langit serta bumi masih ada.”

 Baca juga doa nabi yunus 

Manfaat Melaksanakan Doa Setelah Adzan

 

Setiap melakukan suatu kebaikan, maka Anda akan mendapatkan ganjaran yang besarnya sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Tugas sebagai manusia adalah selalu berusaha untuk melakukan sebaik mungkin, seikhlas mungkin, dan sebanyak mungkin. Begitu juga dengan membaca doa setelah adzan dan iqamat. Terdapat manfaat yang dapat Anda peroleh dengan melakukan hal tersebut.

Manfaat yang pertama adalah Anda akan mendapatkan pahala. Selain itu, membaca doa tersebut secara rutin, maka Anda akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah di hari akhir. Memperbanyak doa diantara setelah adzan dan sebelum iqamat juga akan membuat doa Anda lebih sering dan berpotensi untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Bagi Anda yang memohon untuk diampuni oleh Allah SWT, maka Anda dapat memperbanyak doa pengampunan pada saat tersebut. Dengan kata lain, Anda akan memiliki semua kesempatan tersebut sebanyak lima kali dalam sehari. Bila Anda memiliki suatu keinginan, maka Anda dapat memohon kepada Allah dan perbanyak pada saat tersebut.

Melalui apa yang sudah disampaikan, sebetulnya dapat disimpulkan bahwa pintu maaf akan selalu lebar terbuka bagi seluruh umat Islam. Walaupun hal ini merupakan perbuatan yang bersifat Sunnah, hanya saja ganjaran yang akan diberikan sangat luar biasa. Seluruh umat Islam yang sudah memahami hal ini bisa segera mempraktekkan secara rutin setelah adzan selesai berkumandang.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *