batas waktu sholat dhuha

Batas Waktu Sholat Dhuha Yang Lebih Afdhol

Batas waktu sholat dhuha – merupakan sebagai tanda bahwa waktu sholat dhuha merupakan waktu yang di kabulkan untuk berdo’a meminta rezeki. Waktu sholat dhuha ini di mulai dari terbitnya matahari sampai sebelum masuk waktu sholat dzuhur.

Berbicara tentang batas waktu sholat dhuha maka pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang pertanyaan-pertanyaan sholat dhuha.

 

Pertanyaan Mengenai Batas Waktu Sholat Dhuha

 

batas waktu sholat dhuha
muklisin.com

Kami akan membahas tentang batasan sholat dhuha yang mungkin belum Anda ketahui selama ini, coba kamu baca sampai selesai, supaya kamu dapat mengerti lebih dalam tentang pertanyaan sholat dhuha.

 

Kapan Batas Waktu Sholat Dhuha?

 

Batas awal waktu sholat dhuha adalah ketika matahari mulai terbit sampai meninggi dan ketika seorang yang berdiri pada di tengah bayangan sampai matahari tergelincir.

Kapan waktu yang paling tepat?

Ulama berbeda pendapat mengenai waktu yang paling baik sholat dhuha. Sebagian ulama berpendapat bahwa waktu mulainya shalat dhuha adalah tepatnya setelah terbit matahari. Namun lebih dianjurkan untuk menundanya kurang lebih 15 menit sampai matahari setinggi tombak.

Dan akhir batas waktu sholat dhuha adalah sebelum masuk waktu yang dilarang shalat yaitu ketika bayangan tepat berada di atas kepala, tidak condong ke barat atau ke timur. Untuk menentukan batasan akhir waktu dhuha, Anda bisa praktekan pada bayangan benda. Selama bayangan bendaa tersebut masih condong ke arah barat.

Meskipun demikian berarti masih bisa untuk melaksanakan shalat dhuha. Jika bayangan benda tersebut lurus dengan bayangannya, tidak condong ke timur atau ke barat.

 

Bagaimana Cara Mudah Untuk Menentukan Sholat Dhuha?

 

Pada saat ini jadwal yang ada pada kalender diterbitkan oleh Depag atau kantor daerah. Anda coba perhatikan, katika waktu terbit matahari dan waktu dzuhur.

Batas awal waktu dhuha adalah waktu terbitnya matahari pagi + 15 menit.

Batas akhir waktu dhuha adalah waktu dzuhr – 15 menit.

 

Waktu Dhuha Yang Paling Afdhal

 

Waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat dhuha adalah ketika matahari sudah mulai terasa panas (waktu yang mendekati shalat dhuha).

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Al Qosim As Saybani bahwasanya Zaid bin Arqam radhiyallahu ‘anhu melihat sebagian orang yang melaksanakan shalat dhuha, lalu Zaid berkata:”andaikan merka mengetahui bahwa shalat setelah waktu ini lebih utama. Yang di kutip dari scribd.com

Sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

  “Shalatlah para Awwabin adalah ketika anak onta mulai kepanasan.”(HR. Muslim 748)

Awwabin adalah orang yang suka kembali ke jalan Allah.

Apa Perbedaan Shalat Syuruq Dengan Shalat Dhuha?

 

Kita harus tahu membedakan terlebih dulu apa definisi syuruq dan dhuha.

Syuruq artinya terbit, menurut istilah shalat syuruq juga dapat dikaiakan dengan waktu. Shalat syuruq merupakan ahalat yaang dikerjakan pada waktu matahari terbit.

Waktu pelaksaannya ketika matahari sudah mulai meninggi, karena ketika matahari tepat pada garis terbit maka itu waktu yang dilarang untuk shalat.

Dhuha adalah nama dari waktu itu sendiri, secara bahasa dhuha diambil dari kata ad-dhahwu الضَّحْوُ artinya waktu siang hari yang mulai terasa panas.

Nama dhuha ini dikaitkan dengan waktu, seperti shalat dzuhur atau shalat yang lainya, sehingga shalat dhuha ini dikerjakan pada waktu dhuha. Sebagian ulama syafi’iyah berpendapat bahwa shalat dhuha dimulai ketika matahari sudah setinggi satu tombak.

Maka berdasarkan penjelasan di atas, berarti waktu shalat syuruq dan shalat dhuha itu sama, yaitu ketika matahari telah terbit kurang lebih satu tombak. Jadi kesimpulanya shalat syuruq yang lebih awal di kerjakan. Ini kami kutip dari konsultasisyariah.com

 

Apakah Hukum Sholat Dhuha Berjamaah?

 

Didalam pandangan madzhab As-Syafii khususnya, seperti yang ditulis oleh Prof. Dr. Wahbah Azzuhaily dalam kitabnya Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuh, bahwa dalam pandangan para ulama yang ada di dalam madzhab ini hanya ada tujuh shalat sunnah yang disunnahkan untuk dilaksanakan secara berjamaah, yaitu:

  1. Shalat Idul Adha
  2. Shalat Idul Fitri
  3. Shalat Gerhana Matahari (Kusuf)
  4. Shalat Gerhana Bulan (Khusuf)
  5. Shalat Meminta Hujan (Istisqa’)
  6. Shalat Tarawih
  7. Shalat Witir setelah shalat tarawih.

Selain dari tujuh shalat sunnah diatas maka ia tergolong shalat sunnah yang justru sunnahnya dikerjalan sendiri-sendiri, atau bahasa lainnya disunnahkan untuk dikerjakan tidak berjamaah, seperti shalat rawatib (shalat sunnah setelah shalat wajib), shalat tahajjud, shalat dhuha, shalat witir (yang tidak dikerjakan setelah tarawih), istikharah, (pilihan terbaik), Dll.

 

Waktu-Waktu Yang di Haramkan Shalat

 

  • Ketika terbitnya matahari
  • Setelah malakukan sholat subuh
  • Ketika terelincirnya matahari
  • Setelah melakukan sholat asar

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *