Mendalami Bacaan Sholawat Nabi Yang Disunnahkan

Bacaan Shalawat Nabi – Nabi Muhammad Saw adalah nabi dan rosul yang terakhir sebagai utusan umat muslim. Bagi umat muslim pasti sudah mengetahui bahwa bacaan sholawat yang sering dibaca.

Beliau adalah manusia yang dianugrahi kepada Allah swt berupa Al-quran sebagai mukjizat. Untuk petujuk manusia pada zaman ini.

Sebagai umat muslim yang begitu merindukan beliau sudah semestinya kita untuk membacakan shalawat kepada nabi Muhammad Saw.

Shalawat ini memiliki banyak keutamaan-keutamaan tersendiri, dengan kita banyak membaca shalawat kepada nabi maka akan banyak pula pahala-pahala pada setiap bacaanya.

bacaan sholawat nabi
youtube.com

Makna shalawat nabi ini adalah meminta kepada Allah Ta’ala supaya dia memuji dan mengagungkan beliau di dunia maupun diakhirat, ketika didunia memuliakan penyebutan nama beliau, untuk mendamaikan agama dan menguatkan syariat islam yang beliau ajarkan kepada kita semua. Dan ketika di akhirat melipatgandakan pahala kebaikan beliau.

Kemudian mendapatkan rahmat, pengampunan, pujian, kemuliaan dan keberkahan. Ada juga berupa taufik dari Allah. Dan juga untuk mengeluarkan dari kesesatan menuju cahaya (petunjuk).

هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

“Dialah yang bershalawat kepada kalian (wahai manusia) dan malaikat-Nya (dengan memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan (kesesatan) kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia yang Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS al-Ahzaab:43).

Akan tetapi dengan bacaan sholawat kepada beliau secara tidak langsung kita akan merasakan keberkahanya hidup.

Shalawat juga sama seperti doa, akan tetapi bukan doa seperti pada umumnya. Bershalawat kepada Allah artinya Allah memberi rahmat.

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab’ 33:56)

Ketika malaikat turun dan ikut bershalawat kepada nabi Muhammad Saw, untuk memohon kepada Allah Swt.

Sedangkan arti dari shalawat adalah ucapan salam serta penghormatan atas rahmat yang telah Allah curahkan kepada banginda kita Nabi Muhammad Saw. Jadi kita harus merutinkan membaca shalawat. Agar mendapat syafaat dari beliau pada hari kiamat kelak.

Baca Juga disini :https://muklisin.com/bacaan-tasbih/

Fungsi Bacaan Sholawat

 

Hal harus kita tahu terlebih dahulu yaitu kenapa kita perlu dengan bacaan sholawat kepada Nabi Muhammad Saw? Karena Allah swt memerintahkan umat muslim untuk bershalawat kepada beliau adalah sebagai tanda rasa hormat kita terhadap beliau.

Oleh sebab itu, beliau adalah manusia piliha-Nya untuk menjadi seorang rosul dan nabi yang terakhir untuk penutup para Nabi, yang telah berjuang untuk umat manisia dari zaman jahiliyah hingga sampai saat ini.

Atas perjuangan beliaulah manusia yang saat ini dapat menikmati zaman yang terang benderang yang dapat kita rasakan saat ini.

Untuk itu kita sebagai manusia yang hidup pada zaman sekarang, kita harus bersyukur terhadap beliau. Salah satunya bentuk rasa syukur kita dengan bershalawat salam di dalam shalat lima waktu.

Allah Swt telah memberi petunjuk kepada orang-orang yang mencintai Nabi Muhammad Saw dengan cara mengucapkan shalawat kepada beliau.

Sebaliknya apabila Allah tidak memberikan petunjuk kepada beliau bagaimana cara mensyukuri karunia Allah yang lewat perantara nabi Muhammad Saw. Jika tidak terjadi seperti itu maka akan ada terjadi beragam peribadahan yang berlebihan untuk bersyukur.

Oleh sebab itu, Allah Swt telam memberikan petujuk di dalam Al-quran dalam hal sikap menghormatI-Nya, maka umat islam melaksanakan apa yang telah di perintahkan agar tidak terjadi kekacauan dan berlebihan dalam hal beribadah.

Dalam kehidupan kita saat ini dan di manapun kita berada untuk selalu bersahalawat membacakan shalawat kepada beliau. Ketika dalam keadaan duduk atau berdiri maupun terdengar setiap kali namanya sibebutkan.

Karena di dalam hadist ini terdapat kebaikan dalam setiap shalawat.

 “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali saja, niscaya Allah akan memberikan sepuluh kesejahteraan (kebaikan) kepadanya dan dihapuskan darinya sepuluh kesalahan dan diangkat baginya sepuluh kali derajat.” (HR. Bukhari, Nasa’i, Ibnu Hibban dan Hakim).

Nah, untuk itu perbanyaklah dalam bershalawat kepada nabi Muhammad Saw, agar  kamu beruntung sebagai umat pengikut beliau. Bukan hanya membaca shalawat saja tapai masih ada lagi yaitu bacaan tasbih, bacaan istighfar dan lain-lain

Hukum Bacaan Shalawat

 

Hasil gambar untuk manfaat sholawat

Banyak yang berpendapat mengenai hukum shalawat dan landasanya yang telah di syariatkan dalam agama.

1. Bershalawat yang wajib di baca paling sedikit satu kali dalam seumur hidup, baik ketika melaksanakan shalat atau mengucap dua kaliam syahadat.

2. Wajib menjawab shalawat ketika nama Nabi Muhammad Saw disebutkan.

3. Diwajibkan untuk memperbanyak shalawat Nabi yang tidak pasti jumlahnya atau tidak terhitung.

4. Wajib untuk besahalawat ketika tasyahud akhir dalam bacaan shalat.

5. Disunnahkan bershalawat yang hukumnya mustahab (sunnah) tidak merupakan kewajiban.

Waktu-Waktu Bershalawat

 

1. Shalawat Mutlak

 

Shalawat ini yang di baca pada batas waktu dan tempat tertentu. Kita juga dianjurkan untuk memperbanyak shalawat nabi. sebagaiman firman Allah swt,

إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

“Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bershalawat kepada nabi, wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan juga ucapkanlah salam untuknya.” (Qs. Al- Ahzab: 56).

Semakin banyak kita membaca shalawat makan akan semakin besar peluang untuk mendapatkan keistimewahan di sisi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

2. Shalawat Muqayad

 

Bacaan salawat ini yang dikerjakan pada tempat terkusus, seperti yang dapat kita lakukan pada waktu di bawak ini.

Ketika tasyahud awal dan akhir

 

Membaca sahalawat pada tasyahud awal atau tasyahud akhir yang sebelumnya dianjurkan, sedangkan ketika tasyahud akhir hukumnya wajib. Ada sahabat yang bertanya tentang tata cara shalawat ketika shalat kemudian Nabi Muhammad menjawab:

اللَّهُّم صلِّ على محمدٍ وعلى آل محمد كما صلَّيْتَ على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد، اللَّهُّم بارِكْ على محمدٍ وعلى آل محمد كما باركتَ على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميدٌ مجيد

“Ya Allah, bershalawatlah kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana engkau telah bershalawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Luas, Ya Allah, berkahilah Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau telah memberkahi Nabi ibrahim dan keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Luas.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Ketika Selesai Azan

 

Dari Sahabat Nabi, Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shalallahu ‘alaini wa sallam bersabda

إِذَا سَمِعْتُمْ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوامِثْلَ مَا يَقُولُ ، ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ ، فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

“Apabila kalian mendengar muadzin, maka jawablah adzannya. Kemudian bacalah shalawat untukku. Karena orang yang membaca shalawat untukku satu kali maka Allah akan memberikan shalawat untuknya 10 kali.” (HR. Muslim)

Ketika Hari Juma’at

 

perbanyak sholawat
KabarMakkah.Com

Sejak masuk hari jumat, sampai siang hari, maka kita dianjurkan untuk memperbanyak bacaan sholawat. karena beliau bersabda:

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلَامُ …. فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ، فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ

“Sesungguhnya hari yang paling mulia adalah hari jumat. Pada hari ini, Adam diciptakan… oleh sebab itu, perbanyaklah membaca shalawat untukku. Karena shalawat kalian ditunjukkan kepadaku.” (HR. Nasa’I, Abu Daud, Ibn Majah, dan dishahihkan Al-Albani)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *